Senin, 29 Juni 2009

EFISIENSI PENGELOLAAN OBAT DI RS FORMULARIUM DAN DI RS NON FORMULARIUM

(Hasil penelitian tesis S2 Jurusan manajemen rumah sakit oleh piristin anisa sam S.sn. MMR)

ABSTRAK
Latar belakang:

Pengelolaan obat di rumah sakit merupakan salah satu segi manajemen rumah sakit yang penting, salah satu prinsip manajemen menuntut bahwa dalam memperoleh maupun dalam menggunakan dana harus didasarkan pada pertimbangan efisiensi karena ketidak-efisienan akan memberi dampak negatif terhadap rumah sakit, baik secara medik maupun secara ekonomik. Obat merupakan sarana intervensi yang penting dan strategis dalam pelayanan medis. obat harus dikelola secara efisien agar dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi pasien dan bagi rumah sakit.
Belum adanya formularium membuat perencanaan pengadaan obat di rumah sakit menjadi unpredictable. Pengelolaan obat secara efisien seharusnya dapat dilakukan sejak perencanaan pengadaan obat sampai obat tersebut digunakan oleh pasien. Hal ini sangat penting agar pendanaan yang dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.

Tujuan:
Penelitian yang akan dilakukan ini memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:
1. Untuk mengidentifikasi tingkat efisiensi pengelolaan obat
2. Untuk mengidentifikasi perbedaan efisiensi pengelolaan obat tanpa formularium dan
pengelolaan obat dengan RS formularium
3. Mengidentifikasi Kebijakan yang mendasari penerapan formularium di
rumah sakit formularium dan non formularium
4. Untuk mengidentifikasi efisiensi pembiayaan obat dirumah sakit formularium dan non
formularium
Metode: Jenis penelitian studi kasus explanatori, kasus pengelolaan obat
dengan unit analisis di RS non formularium dan RS formularium


Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pemilihan obat, pengadaan obat penggunaan obat, distribusi obat dan pendanaan obat rumah sakit berformularium lebih efisien dibandingkan non formularium tetapi ada beberapa kebijakan yang berkaitan dengan distribusi dan pendanaan yang membuat pengelolaan obat di rumah sakit berformularium menjadi tidak efisien.


Kesimpulan : Dengan adanya formularium pengelolaan obat dan pendanaan obat di Rumah Sakit berformularium lebih efisien dibandingkan dengan Rumah Sakit non formularium, Tetapi dengan kebijakan manajemen yang kurang tepat dapat menyebabkan dengan adanya formularium menjadi tidak berarti.


Kata kunci: Efisiensi, Formularium dan Non Formularium

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar